Jangan Nonton Film Joker Sebelum Baca FAKTA Ini!

123 total views, 2 views today

Ilustrasi Film Joker

Berikut adalah selengkapnya artikel “Jangan Nonton Film Joker Sebelum Baca FAKTA Ini!”

Saat ini film Joker sedang booming dan begitu banyak orang tua mengajak anak-anak mereka untuk menonton, bisa dikatakan oknum orang tua, karena tidak semua orang tua mau menonton film tersebut. Di sisi lain ini adalah sesuatu yang bisa dikatakan pelanggaran.

Kenapa dikatakan pelanggaran? karena di film joker tersebut dari pihak penyelenggara film sendiri mengatakan bahwa film Joker ini adalah film untuk dewasa bukan film anak-anak, yang mana range usia dari penonton adalah usia 17 tahun ke atas. Jadi penonton adalah orang dewasa yang sudah memiliki kemampuan dalam memahami isi dari sebuah alur cerita akan film tersebut. Secara definisi adalah orang yang sudah memahami dan mampu mencerna akan sebuah cerita, entah itu fiksi ataupun itu kisah nyata.

Baca juga: Resep Fuyunghai Anti Gagal

Namun jika anak-anak yang menonton, mereka belum mampu mencerna isi cerita dengan baik. Meski ada beberapa oknum ortu mengatakan bahwa mereka mendampingi anak-anak saat menonton film joker tersebut, namun ada adegan yang sebenarnya tidak layak dikonsumsi / ditonton oleh mata anak-anak. Efek sampingnya jelas ini sangat berbahaya jika itu sampai dibawa oleh anak-anak ke dunia nyata, bisa-bisa semua adegan akan dia telan mentah-mentah. Tentu berbeda dengan orang dewasa yang sudah paham bahwa film tersebut adalah Fiksi, dan itu hanyalah sebuah khayalan atau sekedar cerita saja.

Jadi tergantung kepada penulis skenario itu sendiri, dan sudah jelas bahwa di film ini banyak adegan-adegan yang tidak layak untuk ditonton anak-anak, begitu banyak adegan yang tak selayaknya dikonsumsi anak-anak. Ada beberapa scene adegan duel berdarah-darah, bullying, kekerasan dan menyakiti pihak tertentu (lemah), dan masih banyak lagi adegan-adegan yang tidak seharusnya.

Itulah kenapa dari pihak film dan juga dari pihak yang bertugas mensensor film tersebut menetapkan bahwa yang berhak dan dibolehkan menonton adalah orang dewasa dengan usia mulai 17 tahun ke atas, jadi buat para orang tua sebaiknya tidak membawa anaknya yang masih dibawah umur untuk menonton film Joker ini. Fenomena film Joker ini sedang menjadi perbincangan saat ini atau booming. Namun bukan berarti kalau film itu sedang booming kita sebagai pecinta film harus menonton pada saat itu juga.

Buat para orang tua yang memiliki anak-anak masih di bawah umur, mungkin akan ada yang bilang “nggak papa dong, ini kan anakku sendiri, enggak ada urusan dengan orang lain. Apapun yang terjadi sama anak saya, toh Saya sendiri yang akan mengurusnya”.
Baik, mungkin dalam waktu dekat tidak akan ada masalah dengan pemikiran seperti itu, akan tetapi harus konsekuen dengan efeknya atau Resiko yang akan dihadapi setelah menikmati film tersebut di masa mendatang.

Baca artikel: Pentingnya Riset Pasar

Jadi bijaklah sebagai orang tua, tahan sebentar bahwa menyukai sesuatu itu tidak harus dilakukan saat itu juga. Masih ada hari esok dan masih bisa ditunggu DVDnya. Mungkin kalau yang versi DVD sudah release para ortu bisa menonton film dari DVD, bisa menonton pada saat anak-anak sudah tidur. Jadi anak-anak tetap aman dan para orang tua juga tetap asyik menikmati film yang disukai. Jadi sebelum melakukan sesuatu hal sebaiknya ditimbang-timbang dulu, terutama perihal efek positif dan negatifnya. Kalau efeknya positif mungkin tidak masalah ya, tapi kalau efeknya negatif pasti akan repot dan sibuk dengan masalah baru.

Nah, dengan boomingnya film Joker ini semua orang membicarakan dan fakta dilapangan sudah terjadi beberapa anak yang terpapar film Joker ini. Oknum dari anak tersebut mulai berperilaku aneh, bahkan ada yang menirukan gaya Joker dan beberapa adegan-adegan yang tak seharusnya dari Film Joker tersebut. Misal ada anak yang saat melakukan hal yang tak seharusnya dan ditegur oleh Ibunya, anak tersebut hanya tertawa panjang ala Joker tanpa peduli dengan teguran Ibunya. Ada juga oknum anak yang hanya menatap ortunya saat diajak bicara tanpa sepatah kata, jadi secara tidak langsung beberapa adegan di Film Joker memberikan dampak negatif dan pengaruh yang kuat pada bawah sadar anak-anak maupun oknum orang dewasa yang menontonnya. Tentunya hal tersebut bisa terjadi karena ada kejadian-kejadian sebelumnya yang sudah mencederai jiwa si anak, mungkin si anak selama ini sering diabaikan, tidak pernah mendapat pujian dari ortu dan sekitarnya, ide-idenya sering diabaikan, jarang dipeluk maupun dielus kepalanya atau hari-hari si anak lebih banyak bergelut dengan Gadget dll yang melemahkan jiwa si anak. Dan Film Joker menjadi pemicu yang mana si anak merasakan yang terjadi pada joker juga terjadi pada dirinya. “Oh iya ya, oh itu aku banget ya” Dll.

Ada istilah yang akhirnya menjadi tren dikalangan anak-anak dan remaja “Orang jahat adalah manusia baik yang tersakiti”. Naudzubillah.

Ini hanya sekedar pemikiran saya pribadi, kalau saya sebagai orang tua saya akan menepi sejenak dari kesenangan saya demi pertumbuhan anak-anak yang lebih baik. Pastinya setiap keluarga memiliki pola asuh yang berbeda-beda, semuanya baik dan unik disesuaikan dengan keluarga masing-masing.

Baca juga: Unboxing Xiaomi Poco F1

Semangat buat para orang tua, semangat menjadi orang tua yang menyenangkan buat anak-anak tercinta. Izinkan anak-anak bertumbuh sesuai fitrahnya, dan izinkan anak-anak berbahagia sesuai fitrahnya.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjaga kita semua untuk menjadi orang tua yang baik, orang tua yang amanah, orang tua yang bijak dan menyenangkan buat anak-anak tercinta. Dan semoga anak-anak bisa tumbuh menjadi anak-anak yang baik, sehat, cerdas dan bahagia. Aamiin

Salam dari Bunda Aisykey
Semoga hari-hari kita selalu menyenangkan.

Malang, 7 Oktober 2019

One comment

  1. Hampir aja aku ajak anakku nonton ini mb vi, katanya tentang anak yg punya kelainan kyk down sindrom atau autis gitu ya?
    Makasih infonya yaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *