Belajar “SURVIVE” Di Kala Pandemi Covid19

Bakso Malang 79
Bisnis Kuliner: Bakso Malang 79

Pernahkah kita belajar sesuatu yang sangat Ideal? Misal dalam dunia bisnis, bahwa kita harus fokus mengejar satu hal hingga besar. Benar? Tidak boleh melirik bisnis lain agar tidak off track (di luar jalur) dari bisnis kita. Semua diajarkan agar kita memiliki jalan lebih cepat untuk menuju Sukses.

Kenyataan ada saja kondisi diluar dugaan, seperti hadirnya Pandemik Covid19 kali ini. Hampir semua lini bisnis dan pekerjaan mengalami kemerosotan, dari yang paling kecil hingga kerugian besar juga dialami oleh perusahaan besar.

Contohnya bisnis Travel, aturan Lockdown dan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) membuat mereka harus berhenti beroperasi. Padahal sebagian besar dari mereka membeli Armada Travel nya dengan cara Kredit, jadi usaha berhenti namun tagihan jalan terus. Dan masih banyak contoh lainnya jika harus dipaparkan.

Baca juga artikel: Pentingnya Riset Pasar

Bangkit dari Keterpurukan

Kami sendiri juga tak luput dari efek arus terjadi nya kasus Pandemic Virus Corona ini. Usaha di Bidang Fashion yang seharusnya mengalami masa “panen” di kala Bulan Ramadhan, tahun ini kami mengalami sedikit penurunan masa Panen tersebut. Orderan agak turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun bukan berarti kami tidak bersyukur. Alhamdulillah masih diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT adalah Nikmat dan Rejeki terbesar serta tak terbayarkan.

Hidup tetap harus berjalan, maka kami tidak bisa tinggal diam saja dan menyerah pada keadaan. Teman kami yang bisnis travel dengan hasil Jutaan rupiah hingga ratusan juta rela terjun dan jualan masker dengan hasil 2ribu hingga 3ribu saja. Mereka tidak malu, karena kondisi harus memaksa untuk begitu. Teori sudah berubah seiring keadaan, “Pokoknya ada peluang, hajar saja. Karena keluarga ku harus makan”, kata mereka ringan.

Itu hanya sedikit contoh saja, dan masih banyak juga yang lainnya. Melihat semua itu kami pun terpicu untuk melakukan hal lain dari kebiasaan kami. Berfikir keras untuk mendapatkan solusi dan mengingat apa saja yang sudah kami lakukan di masa sebelum nya.

Dan kami teringat dengan bisnis kami yang harus di “freeze” karena kami harus Fokus membangun bisnis online kami di bidang Fashion. @BaksoMalang79, bisnis kami di bidang kuliner ini kami bangkitkan untuk menunjang keberlangsungan hidup kami. Bekerjasama dengan para influencer untuk membuat review produk juga kami lakukan agar produk kami semakin dikenal.

Review: Promo Bakso Malang 79 dengan Youtuber

Alhamdulillah, seperti yang kemarin kita bahas bahwa “Tidak ada produk yang tidak laku”. Respon pasar cukup bagus dalam menyambut produk kami. Yang sebelumnya kami menjual dalam bentuk Bakso Malang, kali ini kami menyulapnya menjadi Cilok Daging. Kualitas adonan dibawah Bakso Premium, namun diatas kualitas cilok pada umumnya.

Tetap On Track Bussiness

Dengan tidak melupakan Bisnis Fashion, kami tetap promosi produk fashion kami dan tetap menghasilkan dari situ juga. Alhamdulillah kini kami punya dua “kran rejeki” yang mengalir. Walaupun masih mengalir kecil, tetap kami syukuri, dari pada tidak mengalir sama sekali. Namun kami punya keyakinan, kelak saat Pandemi usai atau New Normal kami sudah punya sesuatu yang siap Besar dan menjadikan Kesuksesan kami datang lebih cepat, Aamiin.

Ohya, ada satu lagi yang ingin kami sampaikan. Kegiatan kami di bidang dakwah, Pendongeng Malang. Mengemas dakwah dalam bentuk penyampaian kisah-kisah inspiratif dan menyenangkan, namun sesuai dengan tuntunan Agama Islam. Juga terkena dampak dari Pandemic ini, jadwal roadshow yang sudah tersusun rapi selama 2 bulan kedepan auto cancel karena semua anak sekolah diliburkan.

Kemampuan suami untuk di bidang public speaking kami alihkan ke YouTube. Kali ini bukan menjadi Pendongeng, namun sebagai YouTuber Review yang kegiatan nya juga tak jauh dari itu, cuap-cuap di depan kamera. Alhamdulillah, setelah kami optimasi, channel Youtube yang sudah lama bertahan dengan Ratusan Subscriber (tidak sampai 1rb), kini sudah melejit menjadi Ribuan Subscriber (saat artikel ini di tulis sudah 8K Subscriber). Artinya Youtube channel Keluarga Wijaya sudah bisa di monetisasi dan menghasilkan pundi-pundi uang juga.

Pencapaian Subscriber YouTube Keluarga Wijaya
Achievement: 8.000 Subscriber pada 09 Juni 2020

Teman-teman, adakah yang mengalami hal serupa di kala Pandemic? Jangan menyerah dan teruslah berjuang. Survive tidak hanya sekedar bertahan dengan apa yang kita punya dan menunggu habis. Melainkan, kita harus berjuang dan terus bangkit untuk memperbaiki keadaan agar menjadi lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik.

QS. Al-Insyiroh : 5-6

Dari semua pemaparan ini, apa yang yang akan teman-teman lakukan?

Silahkan drop komentar dibawah ya.

Semoga Bermanfaat dan Tetap Semangat.

Malang, 9 Juni 2020
@vivianwahab

 50 total views,  1 views today

10 comments

  1. MasyaAllah.. Selalu ada peluang saat sulitpun bila kreatip dan cerdas membaca iqro (*Allah) *sebutkan dalam al quran..
    Materinya sangat menarik. Pas sesuai kondisi sangat mengispirasi
    Jzkillah bunda

  2. Alhamdulillah, isinya bagus bgt utk memotivasi. Setelah ini jd makin termotivasi utk lebih semangat memperbaiki sistem bisnis & membangun jaringan sehingga bisa mencapai Goal…

  3. Luar biasa bunda sy sendiripun merasakan dampaknya dr keadaan skrg..sempat terpuruk namun akhirnya bisa bangkit dengan keyakinan..yg sy lakukan skrg mencari peluang n usaha yg bisa menghasilkan tidak hanya pd satu usaha tp bbrp usaha..

  4. Masyallah bikin pemikiran saya makin terbuka bun. Memang pandemik ini benar membuat semua ekonomi menurun saya juga kena dampaknya. Bahkan sebelum saya mengajar dengan cara biasa sekarang harus melek teknologi dengan cara daring.

    Intinya tetap optimis dan semua insyallah ada jalan terbaiknya

  5. Pandemi covid19 menjadi sumber permasalahan ekonomi dari kota sampai kepedesaan tapi dengan adanya covid19 kita dapat belajar banyak hal tentang bersyukur dan berjuang….

    Semoga pandemi ini segera berlalu…

  6. Bismillah..
    Benar bunda…dimasa pandemi ini…jgn malu berjuang…jgn menyerah….untuk keberlangsungan hidup….karena hidup tidak hanya ..mengandalkan belas kasihan dr ornglain..trs perbaiki diri sehingga menjadi lebih baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *